Tuesday, September 22, 2015

Terimakasih kamu.

Terimakasih kamu,
Iya, kamu yang membuatku melambung tinggi hingga aku tak mampu lagi melihat tanah karena telah tertutup rimbunan awan.
Terimakasih kamu,
Iya, kamu yang menjadi telaga yang bisa menyegarkan ragaku yang tak mampu berjalan hingga akhirnya kumenemukanmu.
Terimakasih kamu,
Iya, kamu yang akhirnya hanya bisa ku lihat dari kejauhan, menikmati setiap senyuman yang kau lambungkan. Walau mungkin hanya kiasan untuk menghargaiku.

Terimakasih kamu, orang kesekian yang hanya bisa kuharapkan tanpa bisa aku dapatkan.
Suatu saat nanti. Iya, aku mendapatkanmu.

Saturday, September 12, 2015

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com