Tuesday, April 21, 2015

7 Hari Setelah Hari Itu.

Ceritanya, hari ini memang 7 hari setelah ulang tahun saya. Entah kenapa ternyata masih banyak sekali yang peduli dengan tubuh ini. Ahahah.

*

Siang ini begitu panas, saya mandi lagi sekitar jam 11. Mandi kedua saya setelah pagi tadi terburu-buru. Ah, sejenak saya berpikir untuk melanjutkan bermain bersama laptop hitam yang terkadang tempat pemutar piringannya suka terbuka sendiri ini. Seal online, iya permainan online yang saya mainkan sepanjang siang itu. Pukul setengah satu,  saya mencoba untuk mengistirahatkan raga ini selama 30 menit. Iya tidak lebih dari itu. Pada akhirnya saya terbangun sebelum alarm di handphone saya berbunyi. Memang tak banyak yang bisa kulakukan hari ini. Selain mengantarkan tumpukan laundry dan membaca beberapa paragraf dari buku-buku yang saya miliki.

*

Beberapa saat kemudian ada yang mengetuk pintu kamar saya. Siapa siang-siang iseng gini. Ya saya memang tidak terlalu dekat dengan anak-anak kosan. Selain karena saya lebih sibuk diluar, saya juga merasa kurang nyaman karena terlalu panas didalam sini. Seperti direbus, sauna gratis, otomatis.

Ketukan pertama aku abaikan, paling juga orang iseng. Tapi yang diluar sana mengetuk pintu sekali lagi. Siapa sih? Akhirnya aku buka dan, "Happy birthday ya kaaaaa!!!!" Gosh, that's shocking me. Ternyata teman di UKM yang kuikuti sekarang berada didepan kamar membawa beberapa cupcake dengan lilin yang menyala, warna putih didirikan di cupcake berwarna oranye. Indah.

Itu salah satu hal luar biasa hari ini.

Malamnya setelah rapat yang mengasyikkan dengan gurauan dan candaan hingga diprotes oleh mbak-mbak pelayannya, saya pulang kekosan. Dengan keadaan lelah. Setelah itu saya langsung menyalakan laptop, sejenak memilih lagu-lagu yang membuat nyaman. Belle and sebastian, Jakk, beberapa lagu vivaldi. Membalas beberapa chat dengan malas-malasan. Sudah ingin sekali tidur. "Drrrt drrrt..." aduh apa lagi sih? Handphone saya bergetar, saat kulihat ternyata teman saya yang kosnya ada disebrang sungai menelpon. Jadi kos kami bersebrangan, hanya terpisah sungai lebar dan tidak ada jembatan untuk menyebrang sehingga harus lewat jalan memutar. "Kenapa?" Saya bertanya. "Aduh kayaknya flashdiskku ketinggalan di kantong motormu deh ka, ada gak ya?" Jadi sebenarnya tadi kami habis rapat dan saya memang menyuruhnya untuk menyetir. "Iya bentar ya aku lihatin."

Pada akhirnya saya tak berhasil menemukan flashdisknya. Akhirnya saya naik lagi kekamar. Iya kamar saya ada di lantai 2. Pada akhirnya teman saya menelpon lagi. "Ka, ketemu? Aku dah di bawah nih." Yah, mau tidak mau saya turun lagi deh meyakinkannya. Tapi, setelah saya turun dan keluar ternyata ada teman-teman yang luar biasa datang dan menyanyikan lagu ulang tahun dengan membawa durian dan lilin yang diikatkan dengan tali rafia berwarna hijau.

Aaaaahhhh, that's so sweet guys. Alhasil kami makan durian bersama-sama. Ah, kalian memang luar biasa. Thanks a lot. Semoga kita tetap bisa jadi yang terbaik untuk diri kita sendiri. Aamiin

Terimakasih banyak 😃

3 comments :

Suka? Comment dong..

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com