Wednesday, February 18, 2015

Dari Berondongmu, dan Kata Maafnya

Kesayangan,
Hari ini aku sungguh bahagia. Sungguh. Tahu karena apa? Karena semua sikapmu.

Yah, ini hal sepele. Tapi tak bisa disepelekan begitu saja. Ini tentang pemamah di perutku. Makasih kesayangan.

Sudah sekian lama yah, entah beberapa tahun. Tapi kali ini aku menemukan komposisi yang tepat. Caramu menghadapiku, menasehatiku, ah kau luar biasa.

Aku ingin minta maaf. Aku ragu kau bakal memaafkanku. Iya, karena aku benar benar salah semalam. Aku telat memberi penenang pada pemamah dalam perutku ini. Kau bilang padaku, "usahain deh, sayang sama diri sendiri". Iya aku sadar, harusnya aku tak meninggalkan kewajiban dengan kewajiban lain, seperti katamu juga.

Hey kapten, aku akan berusaha lebih baik lagi. Sayang pada diriku sendiri juga. Ingatkan aku jikaku sudah terlalu jauh. Terlalu pikun dengan apa kewajibanku. Tolong, jangan tinggalkan aku juga. Aku tak tahu, aku akan menghilang, atau tenggelam, jauh.

Terimakasih dan teruslah saling mendukung bahu membahu.
Kecup yang sudah lama tak ku layangkan padamu.

Your man. Ah tidak, aku berondongmu. Ahahah

#30HariMenulisSuratCinta
Hari ke-20
Hari dimana aku bangun terlalu siang dan untungnya alarm membangunkanku tepat jam 8. Waktuku menjinakkan hewan nakal di perut ini. Cepatlah sembuh. Kau juga, teruslah semangat. Aku di sisimu

1 comment :

Suka? Comment dong..

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com