Tuesday, February 10, 2015

Kamu, yang Telah Berubah

Yah, tuju dari surat ini tetap kamu. Iya kamu. Yang baru saja selesai dengan segala kesibukannya di hari selasa. Habis mencuci segala peralatan yah. Ahaha kasian.

Kamu itu adalah seorang yang sangat malas mengerjakan kegiatan rumah. Entah menyapu, mencuci piring. Lihat, pada akhirnya sang Ratu lebih senang menggunakan piring dari bambu yang diatasnya memakai kertas nasi. Iya kan? Itu mungkin karena kebiasaanmu yang tak suka terlibat urusan rumah.

Tapi akhir - akhir ini kamu mengalami perubahan. Entah kamu sangat bahagia atau apa, mungkin pengaruh darinya sungguh besar terhadapmu. Kamu bingung? Aku saja yang memperhatikan tiap langkahmu juga bingung kok. Baguslah, aku sangat senang melihat perubahanmu.

Akhir - akhir ini juga kamu lebih rajin merawat diri ya. Entah dengan mandi 2 kali sehari yang tak terlewatkan, tiap pagi dan malam pun tak lupa kamu pasang pelindung sinar jahat sang surya, mencuci   wajahmu agar tak terlalu kusam dan terlihat menawan dimata manusia. Lumayan lah, kamu tidak mengecawakan kok dalam penampilan. Aku ikut senang.

Eh, coba lihat lagi tulisan - tulisan di kamarmu. Makin sering kamu baca juga ya? Catatan kecil yang kamu tempel di dinding, iya yang kau anggap sebagai penyemangat diri sendiri. Lama - lama penuh kali ya kamarmu dengan coretan itu. Baguslah.

Yah, memang kamu sudah waktunya untuk tidak hanya memikirkan kesenangan sih. Tapi kamu sudah saatnya membuat "bahagia" untuk dirisendiri. Iya, aku sangat ingat ketika kau berkata.
"Bahagia itu dibuat oleh dirisendiri. Sama seperti kamu membuat kolam ikan, kamu sendiri yang akan mengisi ikannya. Tetanggamu? Boro - boro mau memberi ahahah".
Aku paham kok, lalu kau melanjutkan kalimat itu seperti ini.
"Kecuali tetangga kamu kolam ikannya sudah sangat banyak, hingga dia memberikan ikan padamu".
Maksudmu bahagia itu dibuat oleh dirisendiri, lalu ketika kamu sudah bahagia dengan dirisendiri ada saat dimana kamu membagikan kebahagiaan pada orang lain. Benarkan?

Tetaplah jadi pemikir dengan fantasi yang luar biasa dalam pikiranmu teman.
Jadilah bahagia, lalu sebarkan ke orang lain, yang kamu sayang, yang kamu ingin hidupnya lebih bahagia dengan dirimu.

Sayang yang mendalam,
dariku, yang terus merasakan tiap langkah yang kamu pijak.

#30HariMenulisSuratCinta
Hari ke-13
Hari dimana tanggal dan nomor kesukaan si "dia" berpadu. Yah, hari ini sungguh aku ingin menulis tentangnya. Tapi kemarin aku sempat memikirkan hal ini. Tentang dirisendiri. Hingga akhirnya aku menulis seperti itu.
Akhirnya juga aku menyadari, ini sungguh salah hari. Aku menulis untuk "I Stand By You" di hari ke 11, tolong maafkan kefanaan ini.

1 comment :

  1. Sedikit menghilangkan penat dengan tumpukan aksara yang tersusun rapi dalam suratmu :)

    ReplyDelete

Suka? Comment dong..

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com